oleh

Neymar Ingin Pulang, PSG Ketakutan Dengar Rencana Neymar

-berita bola-205 views

Ingin Pulang, PSG Ketakutan Dengar spekulasi Rencana Gila Neymar

PSG dilanda ketakutan mendengar spekulasi rencana gila yang akan dilakukan bintang klub gelaran Liga Prancis itu, Neymar.

PSG kemarin telah memancing perkara lagi dengan pihak Barcelona setelah sebelumnya stop semua kegiatan mereka. Kini klub Ligue 1 itu malah dibuat ketakutan sendiri saat mendengar pemain mereka kalahiran 5 Februari 1992 Neymar akan cabut ke Brasil.

Pembekuan Liga Prancis dan gelaran Eropa berpotensi menyebabkan beberapa pemain melakukan eksodus dari klubnya masing-masing. Neymar ikut disebut The Mundo Deportivo dan The Le Parisien bisa menjadi salah satu pemain yang akan melakukan hal tersebut dengan pulang ke negaranya.

Pihak Paris Saint-Germain lantas mengeluarkan bantahan akan spekulasi tersebut dan yakin jika sang pemain akan setia menemani mereka. Mereka juga yakin jika pemain tidak akan ceroboh untuk pergi dari negara yang memperketat pengamanan mereka untuk cegah penyebaran virus covid-19.

Media-media Prancis lantas menantikan respon dari Neymar sendiri melalui akun Instagram atau Twiter pribadinya. Mereka tidak menutup kemungkinan sang pemain akan mengambil keputusan untuk pergi meninggalkan sang raksasa Paris ke Brasil.

PSG harap Neymar tetap setia

Apa yang bisa dilakukan oleh mantan rekan Lionel Messi itu tetap berbahaya juga. Bagaimana tidak, Brasil lebih baik dari Prancis soal penyebaran virus corona. Kemarin Menteri Perdangan Luar Negri bRASIL, Marcos Troyjo,bahkan positif terpoapat sang virus.

Bbebera[pa tim yang lalu negara tersebut juga telah menyampaikan kabar kematian pertama akibat wabah tersebut. Jika masih kurang greget, 12 jam yang lalu narapidana diBrasil bahkan kabur setelah batal dibebaskan karena corona.

Total ada 174 narapidana yang berhasil ditangkap usi melarikan diri. Mereka termasuk dalam total 1000 narapidana yang lolos akibat tidak tahan mpet-mpetan dilapas yang tidak sebanding dengan penghuninya.

Neymar juga harus mempertimbangkan kabar 234 kasus terpapar sang virus di negara tersebut jika ia masih ingin kembali. Ia juga akan kesulitan, karena Prancis telah menerapkan lockdown meski banyak dari masyarakat yang membadel dan terus keluyuran.

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed