oleh

Paling diremehkan, Bale dan kualitasnya

Robbie Savage adalah gelandang asal Wales yang baru saja gantung sepatu pada usia 45 tahun. Dia pensiun ketika dia berada dikabupaten Derbi. Dan dia kembali delapan tahun kemudian kelapangan bermain. Dia mendapat ketenaran karena gaya permainannya yang agresif, yang mendapat penolakan dari pers dan penggemar. Pada tahun 2008, surat kabar Dily Mail mengklaim dia adalah pemain paling kotor dalam sejarah Liga Premier, berdasarkan jumlah kartu kuning yang diterima. Tidak ada yang konvensional dalam karirnya, juga pernyataan tidak onvensional.

“Bale adalah pemain yang paling diremehkan dalam dua dekade terakhir,” dikirim dalam sebuah wawancara di jejaring sosialnya. “Dia telah mencetak 105 gol disemua kompetisi, 13 trofi, tiga gol difinal Liga Champions, termasuk chili yang spektakuler melawan Liverpool. Bandingkan dengan karir besar Zidine Zidane, 49 gol, enam trofi, gol hebat melawan Bayern Leverkusen, yang satu-satunya gol di final Liga Champions. Luis Figo, tujuh trofi kemudian Ronaldo hebat, 104 gol dan tiga trofi. Gareth Bale memiliki banyak gol dan lebih banyak trofi dari ketiganya. Dia mungkin pemain yang paling diremehkan dalam dua dekade terakhir.”

Tentu saja, Savage memberikan capotazo yang bagus untuk rekan senegaranya Bale, yang menjalani jam-jam terendahnya di Real Madrid. Entitas putih akan mencoba menempatkannya sekali lagi musim panas ini meskipun pemain sudah tau bahwa ia akan menghadapi kepergiannya. Ia menerima 14,5 juta euro dan memiliki kontrak hingga 2022 dan ia tidak bermaksud memaafkan satu euro pun dari gajinya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed